@age_mavia

@age_mavia
MENJELAJAH UNTUK BERBAGI

ALONEDIECTIVITWEET

Hak cipta dilindungi. Diberdayakan oleh Blogger.
On Senin, 05 Desember 2011



AL-QUR’AN
SURAT CINTA DARI ALLAH..

Definisi Al-Qur’an
Ø  Secara bahasa berarti “bacaan”
Ø  Secara istilah ialah: “Kalam ALLAH SWT yang merupakan mukjizat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah”


Nama-nama Al-Qur’an
Ø  Al-Qur’an / bacaan (QS.7:9)
Ø  Al-Kitab / buku (QS.21:10)
Ø  Al-Furqon / pembeda (QS.25:1)
Ø  Adz-Dzikir / pengingat (QS15:9)
Ø  An-Nur / Cahaya (QS.4:74)

Karakteristik Al-Qur’an
Ø  Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia (QS.20:Z)
Ø  Bacaan  yang teramat mulia dan terpelihara (QS.56:77-78)
Ø  Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan Al-Qur’an (QS.2:3, QS.17:88)
Ø  Tersusun secara terperinci dan rapi (QS.11:1)
Ø  Mudah dipahami dan diambil pelajaran (QS.54:17,34)

Fungsi Al-Qur’an
Ø  Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan ALLAH SWT
Ø  Tuntunan serta hukum untuk menjalani kehidupan
Ø  Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu
Ø  Sebagai mukjizat Rosulullah Muhammad SAW

Akhlaq terpuji terhadap Al-Qur’an
Ø  Membaca ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an (QS.16:38)
Ø  Membaca Al-Qur’an secara tartil / perlahan-lahan (QS.73:4)
Ø  Lapang dada menerima al-qur’an (QS.7:2)
Ø  Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur’an (QS.7:204)
Ø  Bergetar hatinya dan bertambah imannya (QS.8:2-4)

Akhlaq tercela terhadap Al-Qur’an
Ø  Menyombongkan diri dan berpaling (QS.31:7)
Ø  Menertawakan peringatan ini (QS.53:59-62)
Ø  Tidak memperhatikan Al-Qur’an (QS.47:24)

Keunggulan Al-Qur’an
Ø  Al-qur’an adalah mukjizat yang abadi (QS.4:174)
Allah menghendaki agar Al-Qur’an berlaku secara umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal. Maka disusun dan dikumpulkan Al-Qur’an itu dengan sistematis yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer, yang hanya memperlihatkan urgensi suatu masalah saja, yaitu ketika diturunkannya Al-Qur’an.
Ø  Keunggulan Al-Qur’an secara ilmiah
Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini lebih menetapkan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafah. Ilmu datang dari ALLAH SWT sebagai tanda kemuliaan dan ketinggian ilmu-Nya (QS.96:1-5)
Ø  Jaminan kemurnian Al-Qur’an
ALLAH sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur’an (QS.6:115, QS.15:9)
Ø  Al-Qur’an bersifat umum dan universal
Umum: mencakup seluruh bidang / permasalahan manusia (QS.6:38)
Universal: berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum (QS.25:1)




KESIIMPUULAN
Secara bahasa Al-Qur’an berarti “bacaan” dan secara istilah Al-Qur’an berarti “Kalam ALLAH SWT yang merupakan mukjizat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah”
Karakteristik dari Al-Qur’an adalah Al-Qur’an diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia, Al-Qur’an merupakan bacaan  yang teramat mulia dan terpelihara, tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan Al-Qur’an, Al-Qur’an tersusun secara terperinci dan rapi, dan Al-Qur’an Mudah dipahami dan diambil pelajaran.
Al-Qur’an memiliki fungsi sebagai  pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan ALLAH SWT, Al-Qur’an sebagai tuntunan serta hukum untuk menjalani kehidupan, Al-Qur’an menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu, dan Al-Qur’an juga sebagai mukjizat Rosulullah Muhammad SAW.
Akhlaq terpuji terhadap Al-Qur’an adalah membaca ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an secara tartil / perlahan-lahan, Lapang dada menerima al-qur’an, mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur’an, dan bergetar hatinya dan bertambah imannya.
Akhlaq tercela terhadap Al-Qur’an adalah menyombongkan diri dan berpaling, menertawakan peringatan Al-Qur’an, dan tidak memperhatikan Al-Qur’an.
Keunggulan Al-Qur’an adalah Al-qur’an merupakan mukjizat yang abadi, keunggulan Al-Qur’an terbukti secara ilmiah, kemurnian Al-Qur’an sangat terjamin, dan Al-Qur’an bersifat umum dan universal.


RENUNGKAN BETAPA SEDIKITNYA WAKTU LIMA MENIT DIBANDING WAKTU DUA PULUH EMPAT JAM DAN KULIAH TIGA SKS YANG BIASA DIJALANI. LALU MENGAPA TIDAK KITA SEMPATKAN WAKTU LIMA MENIT ITU UNTUK MENENGOK SURAT CINTA DARI ALLAH??? RENUNGKANLAH..!!!

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments