@age_mavia

@age_mavia
MENJELAJAH UNTUK BERBAGI

ALONEDIECTIVITWEET

Hak cipta dilindungi. Diberdayakan oleh Blogger.
On Jumat, 12 Oktober 2012

Diluar pembicaraan benarkah The Roots Of Madinah akan melakukan reuni? Kami pikir tidak ada salahnya mengulas ulang salah satu band yang pernah dijuluki band paling ‘teroris’ di jagat raya underground ini. Penjelasan logo The Roots Of Madinah ini di ambil dari blog pribadi managemen mereka. Berikut kutipan copy paste kami dari rootsofmadinah.blogspot.com.
Butuh pertimbangan dan panjang utuk menggagas logo The Roots Of Madinah, Sudah sempat dua kali kami ganti logo. Dan logo rekonstruksi alias buat ulang yang ketiga kali-lah yang membuat kami memfix-sasi image identitas dari The Roots Of Madinah.
Ide sederhana ketika itu keluar dari permintaan kang Thufail. Beliau mengatakan sudah bosan, muak, gelid dan jijik ngeliat gaya – gaya band rock hingga metal yang sok serem dengan atribut maksain ketika kebanyakan selalu saja menghadirkan gambar gambar tengkorak di setiap logo, cover cd, baju dan merchandise.
Arif Attack sebagai frontman desain grafis The Roots Of Madinah benar benar merasa tertantang dengan permintaan kang Thufail Al Ghifari vokalis The Roots Of Madinah. Beliau minta ketika itu adalah sebuah logo yang cadas, keras, gelap tanpa ada embel embel tengkorak hingga pentagram. Di tambah juga penuh dengan kekuatan filosofis yang berpesan kuat kepada para pendengar The Roots Of Madinah.
Arif Attack butuh waktu hingga satu tahun untuk mengobrak abrik software desain grafisnya. Setelah Arif menyelesaikan tugasnya tidak ada debat dan kontra pendapat, logo dari Arif Attack itu langsung di iyakan oleh seluruh personel The Roots Of Madinah termasuk kang Thufail.
Catatan – catatan Thufail untuk pegangan desain Arif Attack dijalankan dengan sangat tuntas dan sempurna oleh Arif Attack. Dan inilah logo The Roots Of Madinah itu :
Secara sederhana logo ini memang menggambarkan inisial M singkatan dari kata Madinah, sedangkan warna coklat dan ukiran retaknya menyiratkan akar (roots). itulah secara sederhana gambaran arti dari logo ini. Namun apakah sampai disitu selesai?
Tidak kawan. Logo ini penuh misteri dan pesan – pesan juga makna tersembunyi. Apa saja pesan itu? oke..kami akan beberkan pada kalian secara terbuka.
Logo The Roots Of Madinah dan Pentagram

Ups..makna pertama adalah gambar yang dikembangkan dari bentuk simetris Pentagram (simbol setan). Tidak ada yang menyangka jika logo The Roots Of Madinah adalah logo yang memiliki manifesto Pentagram. Apakah The Roots Of Madinah adalah band Satanic?
Jawabnya jelas tidak, Makna gambar M dengan kesamaran manifesto Pentagram. Menggambarkan dua sisi hidup yang sedang bertarung. Maksud dari Manifesto Pentagram ini adalah gambaran sebuah dominasi terhadap dunia Madinah( baca : dunia Islam), secara khusus dunia peradaban umat manusia.
Dominasi yang kita tahu eksis melalui Illuminati, Fremasonry hingga yang memasyarakat adalah Zionisme. yang berujung pada agama satanic Qabbalah. Dan pada awalnya itulah yang ingin di jelaskan oleh The Roots Of Madinah tentang alasan hadirnya The Roots Of Madinah itu sendiri.
Logo The Roots Of Madinah Dan Kemaluan Wanita (Vagina)
Ide ‘sinting’ ini keluar ketika kami dituntut untuk bisa menjelaskan alasan The Roots Of Madinah itu dari semua sudut isi kepala kami. Dan tiba – tiba jika anda perhatikan dengan seksama. Logo ini juga merupakan manifesto dari gambar kemaluan wanita.
Mungkin watak jahiliyah yang sejujur sempat juga mengalami bagaimana senior senior tongkrongan menjejali begitu banyak anak muda dengan pornografi, dan itu sempat dialami oleh beberapa personel The Roots Of Madinah. hingga juga pengalaman setelah menikah para personel The Roots Of Madinah adalah sumber ide ‘sinting’ ini.
Kenapa? kenapa harus Vagina? apakah The Roots Of Madinah band maniak seks? tukang eksploitasi wanita? Tukang main pelacur dan sebagainya? jawabnya Tentu saja bukan!!!
Pemilihan ide Vagina setelah manifesto Pentagram ini, murni ide filosofis. The Roots Of Madinah melalui logonya coba menggambarkan betapa dunia ini sudah bobrok. Bukan sekedar roda kehidupan yang di dominasi oleh Satanisme dalam beragam bentuk. Tapi juga pola hidup manusia sudah benar benar hilang arah.
Seks adalah simbol yang kami pilih. Karena dalam perilaku Seks seorang manusia dan seekor binatang seharusnya berbeda. Tapi hari ini, seorang manusia dan seekor kambing sudah tidak berbeda. Perilaku seks bebas, kondomisasi, kamuflase isu HIV untuk doktrin seks sebelum nikah telah membuat perilaku manusia tidak beda dengan seekor kambing yang melakukan hubungan seks tanpa perlu wali dan akad nikah yang sah.
Dan itulah bentuk gambaran perlawanan yang ingin dilakukan oleh The Roots Of Madinah dalam eksistensinya. Penggambaran kehinaan manusia manusia tersebut terimplementasi melalui logo kami. Kesakralan keperawanan yang tak ada artinya lagi, sifat malu wanita yang hilang, dan buaya daratnya para lelaki dan sebagainya. Hari ini, semua hal seperti itu tergambarkan dengan jelas di sekitar kita. Tak ada lagi rasa malu, bahkan artis porno luar negeripun dijadikan superstar film film bioskop di negeri Ibu Kartini ini secara khusus. The World is dying…

Makna tekstur retak di logo The Roots Of Madinah

Retak di logo ini menggambarkan kemurnian Iman yang telah cacat. Ada begitu banyak orang terjerumus karena ketidakpahamannya terhadap hakikat Iman yang sebenarnya, ada lusinan orang kehilangan arah hidup, broken home, mencari pelarian ke tempat tempat yang tidak semestinya.
Dan begitupun kami para personel The Roots Of Madinah. Kami juga bukan orang yang perfect dalam masalah keimanan. Kami tidak se sempurna Rasulullah Saw. Eksodus kehidupan yang terus kami lakukan, mencari cari jati diri hingga kami tetap menemukan semua jawaban tidak jauh dari catatan – catatan masa kecil kami. Catatan lama Di balik getaran hati hadirnya Ramadhan dan canda tawa setelah Tarawih ketika kecil dulu, hingga dibalik semua kenakalan kami pernah diajarkan memberi batas pergaulan senilai sholat 5 waktu kami.
Walau sebagian catatan sejarah itu pernah kami langgar, namun dibalik semua ketidakmurnian iman ini, kami coba kembali menemukan trak hidup kami yang telah menjadi fitrah kami yang sebenarnya.
Makna gambar retak di sini, adalah gambaran cacatnya iman di dalam diri kami. Dan dari situlah kami berangkat untuk mengajarkan keoptimisan kepada setiap orang yang mendengarkan musik kami untuk kembali memperbaiki diri ke fitrah hidup yang sebenarnya. Walau sudah dalam kondisi iman yang kusam, hati yang tak putih lagi, hidup berkalang dosa, kami mengajarkan orang tentang optimis akan harapan menujur ridho Alloh..insya Alloh amin, never give up your life just burn your life better!
Tidak ada orang baik tanpa masa lalu, dan tidak ada orang jahat yang tidak berhak untuk memperbaiki diri bagi hari esoknya.

Akar dan Manifesto Huruf M dari kata Madinah

Dan pada akhirnya inilah esensi visi dan misi The Roots Of Madinah. Logo ini memang menggambarkan akar pada akhirnya. Yang dibentuk alurnya seperti huruf M mewakili singkatan kata Madinah.
Akar adalah pondasi kekuatan sebuah pohon. Jika iman itu sebuah pohon, maka kekuatannya ada pada akarnya. Karena kekuatan akar akan menjawab kuat atau tidaknya sebuah pohon melawan sebuah dinamika badai kehidupan yang ada.
Akar adalah dasar, dimana dari akar setiap serat dan bahan untuk foto sintesis diserap. Jika akarnya salah, lemah atau rusak. Maka rusaknya pohonnya.
Akar kami ada pada rahasia kata Madinah. Madinah adalah tempat hijrah Rasulullah Saw. Madinah adalah kota yang menjadi negara pertama didirikannya Kepemimpinan Islam pertama. Madinah adalah kekuatan dimana Islam menunjukkan eksistensinya sebelum dia menaungi dunia selama kurang lebih 13 abad lamanya.
Semua mitos pentagram (satanic), vagina (seks bebas dan pornografi) hingga cacatnya iman kita adalah penyebab utama hancurnya dunia ini, dan secara khusus hancurnya sejarah manis Madinah yang kita kenal sebagai solusi bernama Rahmatan Lil ‘Alamin.
Semua jawaban atas permasalahan ini, hanya ada pada filosofi rahasia kebesaran Islam yang di mulai dari Madinah, setelah 13 tahun lamanya Rasulullah Saw membina aqidah para sahabat di Mekkah.
Band ini bukan band dakwah, bukan juga band Islam. karena tanpa atribut band musik, kami memang orang Islam. Jadi sebelum atau sesudah itu seorang muslim adalah seorang dai. Dan karena itulah kami menamakan Band ini The Roots Of Madinah, sekedar mengingatkan orang akan fitrahnya, akan roots-nya, akan dasar dari akar kehidupannya.
Kami memang bukan muslim yang baik, tapi kami juga tidak seburuk yang kalian pikirkan. Selebihnya…ah kami enggan terlalu lama beretorika. Semoga Alloh memudahkan semua urusan kita, untuk membuktikan setiap huruf dari perkataan kita.
Semoga dengan penjelasan sederhana ini, kawan – kawan dapat mengerti apa maksud logo tersebut dengan sinkronisasi nama Band ini. thanks all!

Sumber : undergroundtauhid.com

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments